Perkuat Karakter Adventure, Royal Enfield Himalayan Terbaru Dibekali Sistem Navigasi



 Royal Enfield Himalayan diberitakan akan mendapatkan tambahan feature baru. Dalam beberapa info yang tersebar, salah satunya yang baru ialah mekanisme navigasi, atau disebutkan Tripper Navigation oleh Royal Enfield.


Penempatannya berada di cluster digi-analog kokpit Himalayan yang awalnya ada. Alias bisa saja, tergabung dengan kompas.


Bukan seperti mekanisme perta hebat di hp android. Idenya ialah turn-by-turn navigation bikinan Google. Sebatas tampilkan panduan arah berupa panah.


Tetapi sekurang-kurangnya, ini akan benar-benar berperan. Ingat statusnya selaku motor petualang. Membuat pengendaranya semakin ringkas tak perlu tempelkan bracket gawai di dekat stang.


Cukup tersambungsi hp dan visualnya keluar langsung. Tetapi, piranti tidak sanggup mentranslasikan telephone, pesan pendel (SMS), atau e-mail. Dan selaku info, mekanisme persis sama dengan punya Meteor 350, keluarkan beberapa lalu.


Ada juga koreksi minor di tempat tulang kerangka. Besi yang membentang di seputar bak, beritanya dirubah titik penempatannya. Berikut mempunyai dimensi lebih singkat.


Ini dirubah karena tampil beberapa keluh kesah - khususnya pengendara memiliki tubuh tinggi - lututnya kerap terusik kondisi perlindungan berkaitan.


sabung ayam terpercaya Satu perihal kembali, hal pengemasan warna. Sesudah digebyur solid padan warna gesturf pada angkatan lalu, jadwal penyempurnaan selanjutnya di ramaikan hal sama. Dari info tersebar, sekurang-kurangnya ada tiga warna kembali.


Pertama light silver, lanjut hitam matte, dan paling akhir Pine Green. Tentunya warna paling akhir itu menjadi favorite selanjutnya. Bahkan juga, disebutkan akan ada juga finishhing cat kompak di versus 2021.


Untuk saat ini, Himalayan mempunyai lumayan banyak warna baru. Diawali pada Rock Red, percampuran merah-hitam.


Formasi warna depan bak disemprotkan cat merah glossy, sesaat belakangnya dihitamkan - terpisah garis diagonal. Dialek silver sebenarnya tercantum di tempat bensin, sampai ke fender hitamnya.


Lake Blue ikut jadi pilihan topik ceria. Yang ini memadankan biru dan putih, dengan garis pembatas diagonal sama dengan sang merah.


Formasnyai sama, cuman beda warna. Ke-2 nya seperti memberikan alter ego dari citra konservatif Himalayan sejauh ini.


Dilanjut Gravel Grey, rasanya cocok untuk yang menyukai tampil minimalis-modern. Bak abu-abu mengilap merepresentasikan style motor saat ini.


Diberi dialek hitam pada lekuk body, memperkuat nuansa maskulin. Dan Sleet Grey, mempunyai corak ala-ala seragam penyamaran prajurit. Sesaat warna Snow (putih) dan Granite (Hitam) masih ada.


Selama ini kami tidak memperoleh info tentang perombakan bentuk, apa lagi tehnis. Kemungkinan mesin 411 cc SOHC silinder tunggal masih dipertahankan.


Tepatnya, keluarkan output 24,3 Ponsel di 6.500 rpm dan torsi optimal 32 Nm pada 4.500 rpm. Mesin injeksi ini punyai watak long stroke yang kuat, sanggup sediakan peristiwa puntir diperputaran bawah sekalinya.


Hal emisi dan konsumsi bahan bakar harusnya tidak berbeda. Toh mesin baru ini telah penuhi peraturan BS6 yang diharuskan di India. Begitupun versus Indonesia-nya. Nyaris tidak berasa ketidaksamaan dengan versus lama. Juga jika ada, akan berasa bias. Karena catatan kertas saja hampir tetap sama.


Sensor ABS Himalayan di India, sekarang ini berlainan dengan pasar Indonesia. Di situ telah ada switch untuk mematikan mekanisme. Untuk menyediakan rasa pengaturan optimal saat masuk medan berlebihan, khususnya tanah.


Tetapi, di Indonesia mekanisme pengaman dibikin paten. Mudah-mudahan saja angkatan baru kelak - saat di-import masuk Tanah Air - sesuaikan detail di negeri aslinya.

Postingan populer dari blog ini

Prosecutors allege the bribes included gold, cash

Understanding Teen Depression

In our firm, our experts possessed much more than one hundred attack rifles,